ads

Ahad, 14 April 2013

04 di sungai udang - Google Blog Search


URL Sumber Asal :-

04 di sungai udang - Google Blog Search


BLOG MELAKA: 04 <b>di sungai udang</b> - Google Blog Search

Posted: 12 Apr 2013 11:14 AM PDT

Klik GAMBAR Dibawah Untuk Lebih Info
URL Sumber Asal :-

BLOG MELAKA: 04 <b>di sungai udang</b> - Google Blog Search

Posted: 15 Mar 2013 11:59 AM PDT

Klik GAMBAR Dibawah Untuk Lebih Info
URL Sumber Asal :-

Kenikmatan <b>Udang</b> Selingkuh <b>Sungai</b> Baliem – InfoAnyar.com

Posted: 15 Mar 2013 02:52 AM PDT

InfoAnyar.com – Bila berkunjung ke kota Wamena, ada kuliner istimewa yang wajib Anda cicipi: udang selingkuh. Ya, olahan udang yang ditangkap dari Sungai Baliem ini adalah salah satu menu favorit masyarakat setempat maupun pengunjung yang datang dari luar kota.

Julukan udang selingkuh boleh jadi karena penampilan fisik udang air tawar tersebut. Udang jenis ini memiliki capit seperti kepiting. Rio A Pangemanan, seorang warga yang tinggal puluhan tahun di Wamena mengatakan, udang air tawar di sungai Baliem sebenarnya spesies asli dari Australia yang dikembangbiakkan di Wamena. "Dulu orang Australia mencoba mengembangbiakkan udang selingkuh ini di Sungai Baliem. Ternyata berhasil," kata Rio.

Bagaimana rasanya? Persis seperti bentuknya, udang selingkuh memiliki perpaduan rasa manis udang dan rasa gurih daging kepiting. Daging capitnya sangat khas kepiting, sedangkan aromanya dominan udang.

Beberapa restoran maupun pedagang kaki lima di Wemena kerap menghidangkan aneka menu dari udang-kepiting tersebut. Menu udang selingkuh yang menjadi andalan adalah udang goreng mentega, udang goreng saus asam manis, udang kupas rica-rica, udang rebus, dan udang goreng lunch box.

Harga seporsi udang selingkuh memang cukup menguras kantong, berkisar Rp250 hingga Rp500ribu tergantung besar kecil udang dan sedang musim atau tidak. "Mungkin karena cara menangkapnya masih tradisional dan belum ada yang membudidayakannya, maka olahan udang ini menjadi mahal," kata Rio yang bekerja di sebuah lembaga nirlaba asing ini.

Selama menikmati sajian berselera udang selingkuh, jangan lupa memesan minuman pendamping spesial: jus terung belanda. Kota kecil yang terletak di lembah ini banyak ditumbuhi tanaman terung belanda yang subur.

sumber:VIVAlife.co.id

Petua Penting Memancing <b>Udang</b> Galah | PEMBURU SEPIT BIRU

Posted: 09 Feb 2013 06:26 PM PST

Petua untuk memilih joran
1. Joran atau rod dengan hujung yang lentur dan sensitif serta ring atau cincin yang kecil.
2. Reel spining kecil ukuran kolam.
3. Tali tangsi berupa monofilamen nipis, ukuran 1-2lbs pada mainline dengan leader 2-8 lbs.
4. Kail yang digunakan adalah kail khusus udang atau circle hook tanpa kait (barbless) dengan nomor 9-12
.( ada dijual di kedai ikan )
5. Batu Timah jangan terlalu berat, yang penting tidak dibawa arus.

Petua memilih Umpan

 Umpan yang amat digemari udang galah adalah anak udang hidup, jernih warnanya, merah matanya dan segar. Umpan lain juga boleh digunakan untuk memancing seperti cacing tanah, cacing susu, cacing bakau, . Sementara untuk 'memanggil udang' digunakan kelapa bakar yang dipecah-pecah.

 Udang Galah cukup 'terliur' dengan umpan sebegini

Petua memilih waktu dan tempat 

Memancing udang galah sebaiknya tidak pada saat air pasang dan cuaca dengan curah hujan cukup tinggi. Waktu terbaik memancing udang galah ialah pada saat kemarau dan air surut. Biasanya udang sangat agresif pada malam hari. Tempat 'melepak' bagi udang biasanya diantara longgokan kayu yang terendam di sungai. Selain itu Udang galah juga sering bermain pada dasar sungai.

 Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan 'kawasan' udang galah didasar sungai adalah seperti berikut:
1. Kenali struktur dasar sungai tempat dimana kita memancing. Selalunya dasar sungai berbentuk liku liku dan beralun-alun.
 2. Pada sungai lazimnya aliran air agak perlahan atau alirannya tidak terlalu deras.
3. Pada arus deras menandakan kawasan tersebut lebih dalam, manakala aliran perlahan pula adalah sebaliknya.

 Cara udang makan 

Berikut ini adalah ciri khas atau kebiasaan udang galah makan:
 1. Apabila udang galah beratnya lebih 300 gm maka umpan akan terus dilarikan  dan ujung joran akan terus melentik kebawah .
2. Untuk udang ukuran 'sedang' biasanya sewaktu umpan dimakan, hujung joran akan dipegang dan ditarik-tarik . Ini disebabkan ia menggunakan 'mengutis'dengan sepitnya sehingga ujung joran akan terangguk-angguk seperti ikan kecil yang makan.
 3. Untuk udang yang berukuran kecil biasanya pola makannya hampir sama dengan yang berukuran sedang, oleh kerana itu sering – seringlah 'memantau' dengan menaikkan ujung joran dan apabila berat atau ada tarikkan maka umpan sedang dimakan.

 Memancing udang galah harus sabar, lembut dan penuh perasaan. Pada saat umpan dimakan oleh udang, joran akan melengkung, yang perlu kita lakukan tahan saja jangan disentak kerana berkemungkinan akan terlepas.Kadang-kadang udang ni dia tak terus telan macam ikan sebab tu jangan disentak dengan kuat . Angkat joran pelan-pelan sambil menggulung reel pelan-pelan dengan posisi ujung joran diatas udang sehingga tali tegak lurus dengan permukaan air. Udang bisanya bila terkena pancing akan mundur kebelakang dan membengkokan tubuhnya, jika disentak atau ditarik terlalu kuat akan membuat mulutnya sobek terkena kail dan terlepas.

0 ulasan:

Catat Ulasan

 

BLOG MELAKA

Copyright 2010 All Rights Reserved